Apakah Tupai Bisa Menjadi Peliharaan? Simak Penjelasan Lengkapnya
Banyak orang menyukai hewan-hewan kecil yang terlihat lucu dan menggemaskan. Selain hamster, kelinci, atau kucing, ada satu hewan lain yang sering menarik perhatian, yaitu tupai. Dengan tubuh mungil, ekor lebat, dan gerakan lincahnya, tupai memang tampak sangat menggemaskan. Tidak sedikit orang yang kemudian bertanya-tanya, apakah tupai bisa menjadi peliharaan?
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi pecinta hewan eksotis. Namun sebelum memutuskan untuk memelihara tupai, ada banyak hal yang perlu dipahami terlebih dahulu. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang kemungkinan memelihara tupai, tantangannya, serta hal-hal penting yang harus dipertimbangkan.
Mengenal Karakteristik Tupai
Tupai adalah hewan pengerat yang hidup liar di alam. Mereka biasanya ditemukan di hutan, taman, atau pepohonan di sekitar pemukiman. Tupai dikenal sebagai hewan yang sangat aktif, lincah, dan memiliki naluri bertahan hidup yang kuat.
Berbeda dengan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing yang sudah lama mengalami proses domestikasi, tupai pada dasarnya adalah hewan liar. Artinya, secara alami mereka tidak terbiasa hidup berdampingan dengan manusia.
Sifat dasar tupai inilah yang menjadi salah satu faktor utama mengapa memelihara tupai tidak semudah memelihara hewan peliharaan pada umumnya.
Secara Teori, Tupai Bisa Dipelihara
Jika pertanyaannya adalah “apakah tupai bisa menjadi peliharaan?”, jawabannya secara umum adalah: bisa, tetapi tidak disarankan untuk semua orang.
Beberapa orang memang berhasil memelihara tupai, terutama tupai yang sejak kecil sudah dirawat oleh manusia. Tupai yang dipelihara dari bayi biasanya lebih mudah jinak dan bisa beradaptasi dengan lingkungan rumah.
Namun, memelihara tupai membutuhkan kesabaran, pengetahuan, dan komitmen yang tinggi. Tidak semua orang cocok atau siap untuk merawat hewan ini.
Tantangan Memelihara Tupai
Ada beberapa tantangan besar yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memelihara tupai.
1. Tupai Sulit Dijinakkan
Berbeda dengan kucing atau kelinci, tupai bukan hewan yang mudah jinak. Naluri liarnya masih sangat kuat, terutama jika tupai tersebut ditangkap dari alam saat sudah dewasa.
Tupai dewasa cenderung mudah stres, takut pada manusia, dan bisa bersikap agresif jika merasa terancam. Proses menjinakkannya membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan terkadang tidak berhasil sama sekali.
2. Sangat Aktif dan Membutuhkan Ruang Luas
Tupai adalah hewan yang sangat aktif. Di alam, mereka terbiasa melompat dari pohon ke pohon dan bergerak bebas sepanjang hari. Jika dipelihara di dalam rumah atau kandang kecil, tupai bisa merasa tertekan dan tidak bahagia.
Memelihara tupai berarti Anda harus menyediakan kandang yang cukup besar, lengkap dengan tempat memanjat, bermain, dan bergerak bebas. Hal ini tentu membutuhkan biaya dan persiapan khusus.
3. Bisa Menggigit dan Mencakar
Tupai memiliki gigi dan cakar yang tajam. Jika merasa takut atau terancam, tupai bisa menggigit atau mencakar pemiliknya. Hal ini cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak.
Bahkan tupai yang terlihat jinak pun bisa tiba-tiba bereaksi agresif jika merasa terganggu. Inilah alasan mengapa tupai kurang cocok dijadikan peliharaan keluarga.
4. Perawatan yang Tidak Mudah
Merawat tupai tidak sesederhana memberi makan dan minum saja. Tupai membutuhkan perhatian khusus, makanan yang tepat, serta lingkungan yang mirip dengan habitat aslinya.
Selain itu, mencari dokter hewan yang berpengalaman menangani tupai juga tidak selalu mudah, karena tupai bukan hewan peliharaan yang umum.
Kebutuhan Makanan Tupai
Jika tetap ingin memelihara tupai, Anda harus memahami kebutuhan makanannya. Tupai termasuk hewan omnivora, yang berarti mereka memakan berbagai jenis makanan.
Beberapa makanan yang biasa dikonsumsi tupai antara lain:
- Buah-buahan seperti apel, pisang, dan pepaya
- Kacang-kacangan
- Biji-bijian
- Serangga kecil
- Sayuran segar
Pemberian makanan harus bervariasi agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Memberi makanan sembarangan bisa membuat tupai sakit atau kekurangan gizi.
Apakah Legal Memelihara Tupai?
Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah masalah legalitas. Di beberapa daerah, memelihara tupai yang berasal dari alam liar bisa melanggar aturan hukum, terutama jika jenis tupai tersebut termasuk satwa yang dilindungi.
Sebelum memutuskan memelihara tupai, pastikan terlebih dahulu bahwa jenis tupai yang ingin dipelihara bukan termasuk satwa dilindungi dan diperbolehkan untuk dipelihara.
Sangat disarankan untuk tidak menangkap tupai langsung dari alam. Jika ingin memelihara, carilah tupai dari penangkar resmi atau hasil penangkaran yang legal.
Risiko Kesehatan
Memelihara tupai juga memiliki risiko kesehatan yang perlu diperhatikan. Sebagai hewan liar, tupai bisa membawa parasit, bakteri, atau penyakit tertentu yang dapat menular ke manusia.
Oleh karena itu, kebersihan kandang dan kesehatan tupai harus benar-benar dijaga. Pemeriksaan rutin ke dokter hewan juga sangat penting untuk memastikan tupai tetap sehat.
Alternatif Hewan Peliharaan yang Lebih Mudah
Jika tujuan Anda adalah memelihara hewan kecil yang lucu dan mudah dirawat, sebenarnya ada banyak alternatif yang lebih aman dan praktis dibanding tupai.
Beberapa hewan yang lebih cocok dijadikan peliharaan antara lain:
- Hamster
- Marmut
- Kelinci
- Sugar glider (dengan perawatan khusus)
Hewan-hewan tersebut sudah lebih umum dipelihara, lebih mudah jinak, dan perawatannya pun tidak serumit tupai.
Kapan Tupai Bisa Menjadi Peliharaan yang Cocok?
Tupai mungkin bisa menjadi peliharaan yang cocok jika:
- Anda memiliki pengalaman merawat hewan eksotis
- Memiliki waktu dan kesabaran tinggi
- Menyediakan kandang dan lingkungan yang memadai
- Mendapatkan tupai dari sumber yang legal
- Siap dengan segala risiko dan tantangannya
Jika semua syarat tersebut bisa dipenuhi, memelihara tupai mungkin bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Kesimpulan
Jadi, apakah tupai bisa menjadi peliharaan? Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak disarankan untuk pemula.
Tupai pada dasarnya adalah hewan liar yang memiliki naluri bebas sangat kuat. Memeliharanya membutuhkan pengetahuan, kesabaran, biaya, dan tanggung jawab yang tidak sedikit.
Bagi sebagian orang yang berpengalaman, memelihara tupai mungkin bisa dilakukan. Namun bagi kebanyakan orang, terutama yang baru pertama kali ingin memelihara hewan, tupai bukanlah pilihan terbaik.
Sebelum memutuskan memelihara tupai, pikirkan matang-matang semua konsekuensinya. Jangan sampai keinginan sesaat justru membuat hewan tersebut menderita karena tidak mendapatkan perawatan yang sesuai.
Jika Anda hanya ingin memiliki hewan kecil yang lucu dan mudah dirawat, lebih baik memilih hewan peliharaan lain yang memang sudah terbiasa hidup berdampingan dengan manusia.
Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami lebih jauh tentang tupai dan menjawab pertanyaan apakah tupai bisa menjadi peliharaan. Selalu utamakan kesejahteraan hewan sebelum memutuskan untuk memeliharanya!